Tanjung Sepat, Selangor, Malaysia – Rangkaian kegiatan internasional Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta berlanjut pada hari ketiga dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada Sabtu, 08 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Tahfiz An-Nahdloh, Tanjung Sepat, Selangor, Malaysia, sebagai wujud implementasi tridarma perguruan tinggi dalam konteks internasional.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ, dan disambut oleh pimpinan, guru, serta para santri Pesantren Tahfiz An-Nahdloh. Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana kegiatan.
Pimpinan Pesantren Tahfiz An-Nahdloh, Ustadz Khoirul Umam, Lc., MA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran tim UMJ. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dan mengapresiasi fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan bagi guru, tenaga kependidikan, dan lingkungan pesantren secara umum.
Sambutan dari pihak Universitas Muhammadiyah Jakarta disampaikan oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ, Associate Professor Dr. Ernyasih, SKM., MKM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen UMJ untuk berkontribusi secara nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan keagamaan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dan lintas negara dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya.
Ketua tim pengabdian masyarakat UMJ, Ade Rachmawan Septia, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat edukatif dan preventif bagi masyarakat pesantren. Ia berharap kerja sama yang terjalin melalui kegiatan ini dapat berlanjut dan berkembang dalam berbagai program pendidikan dan kesehatan di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dan nota kesepakatan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Pesantren Tahfiz An-Nahdloh sebagai bentuk penguatan kemitraan institusional dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengabdian masyarakat.
Sebelum sesi edukasi utama, kegiatan diisi dengan senam icebreaking yang melibatkan para santri untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kegiatan dilanjutkan dengan senam cuci tangan sebagai media edukasi kebersihan diri, serta penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan untuk menunjang kesehatan. Edukasi ini disampaikan oleh salah satu peserta pengabdian masyarakat, Muhamad Rafli Ramadan, yang menekankan bahwa kebersihan merupakan langkah dasar dalam upaya pencegahan penyakit di lingkungan pesantren.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan penghargaan, disusul sesi foto bersama antara dosen UMJ dan guru pesantren, serta foto bersama dosen, mahasiswa, dan santri. Kegiatan resmi selanjutnya ditutup dengan penutupan dan ramah tamah.
Setelah rangkaian acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kesehatan reproduksi perempuan yang disampaikan oleh Associate Professor Dr. Dewi Purnamawati, SKM., MKM. Edukasi ini dilaksanakan bersama tenaga kependidikan, para ustadzah, serta santriwati, dengan fokus pada pemahaman kesehatan reproduksi yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan dan kebutuhan remaja perempuan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapatkan respons positif dari para peserta.
Sebagai bagian dari layanan pengabdian kepada masyarakat, tim Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi tenaga kependidikan Pesantren Tahfiz An-Nahdloh dan juga santriwan serta santriwati. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang berkelanjutan serta meningkatnya kesadaran dan kualitas kesehatan di lingkungan pesantren.