Pelatihan Membaca Al-Qur’an Metode MAFAZA Resmi Dimulai, Peserta dari Australia dan Jepang Ikut Bergabung

27 Feb

Jakarta, 27 Februari 2026 — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pelatihan Cara Cepat Membaca Al-Qur’an Metode MAFAZA yang diorganisasi oleh Santri Mengglobal, PCINU Australia, Kajian Islam Adelaide (KIA), Islamic Literacy Center serta Universitas PTIQ resmi memulai sesi hari pertamanya pada Jumat (27/2). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan menghadirkan langsung penemu metode MAFAZA, Dr. Andi Rahman, M.A., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas PTIQ Jakarta.

Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat total 13 peserta dari tiga negara turut bergabung. Delapan peserta berasal dari Indonesia, empat peserta dari Australia, dan satu peserta dari Jepang. Partisipasi lintas negara ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an menjelang Ramadan.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026, dengan jadwal:

  • 13.30–15.00 WIB

  • 16.30–18.00 GMT+10 (Australia)

  • 15.30–17.00 GMT+9 (Jepang)

Kegiatan ini dilaksanakan secara online dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Metode MAFAZA dikenal sebagai metode cepat belajar membaca Al-Qur’an yang praktis dan sistematis. Dalam sesi pembukaan, peserta diajak memahami dasar-dasar metode sekaligus langsung mempraktikkan teknik pembelajaran yang dirancang agar hasilnya terasa dalam waktu singkat.

Sejalan dengan semangat menyambut Ramadan, pelatihan ini mengusung ajakan reflektif: Ramadan sebentar lagi, saatnya bukan hanya mengisi waktu dengan kegiatan biasa, tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah melalui perbaikan bacaan Al-Qur’an.

 

Dengan dimulainya hari pertama ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan hingga selesai dan merasakan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an menggunakan Metode MAFAZA.

Tags Mafaza