SUKABUMI - Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi bekerja sama dengan Santri Mengglobal Foundation sukses menyelenggarakan kegiatan Intensive English Proficiency Test and Study Abroad Workshop yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 4–5 Mei 2026, bertempat di Auditorium Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 140 santriwati kelas akhir sebagai bentuk pembekalan kemampuan bahasa Inggris sekaligus motivasi untuk melanjutkan studi ke tingkat internasional melalui jalur beasiswa dan pendidikan luar negeri.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif yang memiliki pengalaman akademik dan internasional, di antaranya Dito Alif Pratama, M.A., Ph.D (Cand) sebagai Founder Santri Mengglobal Foundation dan juga Alumni PM Assalam angkatan 2009, Bamba Abdoulaye, Ph.D (Cand) sebagai Awardee of LPDP Scholarship at Universitas Islam Internasional Indonesia from Ivory Coast, serta Shafira Khairunnisa Anggraeni, S.Sos sebagai Awardee of MOSMA Scholarship at York College of Pennsylvania, United States of America. Selain itu, kegiatan turut didampingi oleh fasilitator dari Santri Mengglobal Foundation, yaitu Amien Nurhakim, M.A sebagai Co-Founder Santri Mengglobal Foundation dan Diki Ramdani, M.A sebagai Co-Founder Santri Mengglobal Foundation dan juga Alumni PM Assalam angkatan 2014.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti rangkaian agenda berupa English Proficiency Test, sesi penguatan kemampuan bahasa Inggris, berbagi pengalaman studi luar negeri, hingga strategi memperoleh beasiswa internasional. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme dari para santriwati.
Aramdan Kodrat Permana, M.Ag selaku Direktur TMI Pondok Modern Assalam Putri menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. "Program ini kami hadirkan sebagai bentuk pembekalan bagi santriwati kelas akhir untuk melanjutkan studi melalui jalur beasiswa, baik dalam maupun luar negeri. Kami juga sengaja menghadirkan Santri Mengglobal Foundation agar menjadi inspirasi dan motivasi, karena sebagian besar pendirinya adalah alumni Pondok Modern Assalam sendiri," ujarnya.
Dalam sesi penyampaian materi, Dito Alif Pratama menyampaikan bahwa santri memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat global apabila dipersiapkan dengan kemampuan bahasa dan mentalitas belajar yang kuat.
“Bahasa Inggris bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jembatan menuju peluang pendidikan dan pengalaman internasional. Santri memiliki potensi besar untuk tampil di panggung global dengan tetap membawa identitas dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Sementara itu, Shafira Khairunnisa Anggraeni memberikan motivasi kepada peserta agar tidak ragu bermimpi melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Kesempatan belajar di luar negeri terbuka untuk siapa saja yang mau berusaha, konsisten belajar, dan berani mencoba. Perjalanan besar selalu dimulai dari langkah kecil dan keberanian untuk mempersiapkan diri,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat selama workshop berlangsung. Salah satu peserta mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya penguasaan bahasa Inggris dan peluang beasiswa internasional.
“Kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan mulai mempersiapkan diri menghadapi peluang kuliah di luar negeri. Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan dan memotivasi,” ungkap salah satu santriwati peserta workshop.
Melalui kegiatan ini, Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi berharap para santriwati semakin siap menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris internasional, memiliki semangat melanjutkan studi ke luar negeri, serta mampu membangun komunitas belajar bahasa Inggris yang aktif dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi dan Santri Mengglobal Foundation dalam mencetak generasi santri yang unggul, berdaya saing global, serta siap menjadi duta pendidikan Islam Indonesia di kancah internasional.***